Artikel Pilihan
PENYAKIT ASMA
[Apa yang Dimaksud Penyakit Asma?]
Penyakit asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti “sukar bernapas.” Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak napas, batuk, dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas.
Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.
Asma adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul di segala usia. Meskipun demikian, umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun dan orang dewasa pada usia sekitar tiga puluh tahunan.
Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 300 juta orang di dunia mengidap penyakit asma dan 225 ribu orang meninggal karena penyakit asma pada tahun 2005 lalu. Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun yang sama menunjukkan bahwa di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2% menjadi 5,4 %.
[Penyebab Penyakit Asma]
Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan terjadi diakibatkan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.
Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olah raga atau berada dalam cuaca dingin.




anak saya umurnya 2 tahun kata dokter anak saya terkena asma tapi belum terlau parah kalau dia terkena batuk pilek pasti asmanya akan kabuh kira kira obat apa ya yang bisa mengobati anak saya.
Anak-anak cenderung lebih mudah terkena serangan asma. Biasanya juga disertai batuk pilek. Faktor pencetus asma biasanya karena alergi. Yang paling penting menghindari faktor pencetus tersebut. Makanan anak yang tidak sehat juga cenderung menyebabkan anak mudah terserang batuk pilek. Untuk pencegahan, anak harus mendapat nutrisi yang cukup dan hindari faktor-faktor pencetus. Di antara faktor pencetus asma : debu, bulu binatang, makanan/minuman tertentu, udara dingin, dan faktor kelelahan.Bisa juga ditambahkan minum madu 2 sendok sehari. Jika serangan asma cukup parah, sebaiknya diberi pengobatan medis yang sesuai (dr Adika M).