Info Medis
Mengenal Diabetes Melitus

Image of fundus showing scatter laser surgery for diabetic retinopathy (wikipedia.org)
Oleh dr. Adika Mianoki
Pengertian
Diabetes Melitus (DM) adalah kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (peningkatan glukosa dalam darah) yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya.
Hiperglikemia adalah kelebihan kadar glukosa dalam darah. Glukosa adalah unit satuan karbohidrat yang terkecil. Dalam tubuh manusia, glukosa dipergunakan untuk membentuk energi. Jika proses dalam tubuh seimbang maka kelebihan glukosa dalam tubuh manusia tidak akan menimbulkan penyakit. Tapi jika kadar insulin rendah, atau insulin tidak diproduksi maka ini dapat menyebabkan kadar glukosa menumpuk dalam darah atau yang lebih dikenal dengan sakit gula. Sakit gula, atau yang dalam istilah medis dikenal dengan diabetes melitus, bisa dialami siapa saja, baik yang kurus atau yang gemuk, baik yang muda atau yang tua, baik wanita atau pria.
Penyebab
Pembentukan diabetes yang utama adalah karena kurangnya produksi insulin (DM tipe 1), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (DM tipe 2). Selain itu, terdapat jenis DM yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil. Jenis 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan jenis 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin apabila obatnya tidak efektif. DM pada kehamilan umumnya sembuh dengan sendirinya setelah persalinan.
Faktor Risiko
Terdapat beberapa faktor yang berpotensi mengakibatkan seseorang menderita DM. Faktor-faktor tersebut dikenal dengan faktor risiko DM, diantaranya:
- Usia > 45 tahun
- Kegemukan
- Hipertensi
- Riwayat keluarga DM
- Riwayat melahirkan bayi dengan BB > 4kg
- Riwayat DM pada saat kehamilan
- Penderita PJK (penyakit jantung koroner), TBC, hipertiroidisme
- Kadar kolesterol HDL<35 mg/dL dan atau trigliserida >250 mg/dL
Gejala
DM memiliki gejala khas dan tidak khas. Tiga serangkai yang khas tentang gejala DM adalah 3P yaitu polyuria (banyak kencing), polydipsia (banyak minum) dan polyphagia (banyak makan). Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai di atas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke urine. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Biasanya akan terdapat gejala banyak buang air kecil ,terutama pada malam hari, sehingga penderita akan berulang kali bangun sebelum pagi hanya untuk ke kamar kecil. Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi). Merasa haus walau belum beberapa lama kamu minum. Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi). Selain itu juga akan merasa cepat lapar dan akan merasa lapar lagi walau belum beberapa lama.
Selain itu juga terdapat gejala-gejala yang tidak khas. Gejala tidak khas dapat berupa kesemutan, gangguan penglihatan, gatal, gangguan ereksi atau keputihan. Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi. Jika seseorang memiliki gejala di atas, atau memiliki faktor risiko DM, disarankan untuk memeriksa kadar gula darahnya.
Diagnosis
Diagnosis DM harus didasarkan atas pemeriksaan kadar glukosa darah. Jika seseorang memiliki gejala klasik DM maka gula darah sewaktu ≥200 mg/dl atau gula darah puasa ≥126 mg/dl sekali saja cukup untuk menegakkan diagnosis DM. Jika keluhan tidak khas, perlu 2 kali pemeriksaan gula darah yang menunjukkan gula darah sewaktu ≥200 mg/dl atau gula darah puasa ≥126 mg/dl.
Penanganan
Prinsip penanganan DM adalah pengaturan kadar glukosa darah. Hal ini dapat dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
1. Perencanaan makan
Makan dianjurkan seimbang dengan komposisi energi dari karbohidrat 60-70%, protein 10-15%, lemak 20-25%.
Prinsip perencanaan makanan:
- Tidak ada makanan yang dilarang, hanya dibatasi sesuai kebutuhan (tidak berlebih).
- Menu sama dengan menu keluarga, gula dalam bumbu tidak dilarang.
- Teratur dalam jadwal, jumlah dan jenis makanan (3J)
- Prinsip pembagian porsi makanan sehari-hari:
- Disesuaikan dengan kebiasaan makan dan diusahakan porsi tersebar sepanjang hari.
Disarankan porsi terbagi (3 besar dan 3 kecil):
- Makan pagi –makan selingan pagi
- Makan siang –makan selingan siang
- Makan malam-makan selingan malam
- (hal ini untuk mencegah terjadinya hipoglikemia terutama bagi yang menggunakan insulin kerja panjang)
Penderita sebaiknya mengonsumsi makanan dengan karbohidrat rendah dan lambat menjadi gula. Perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran terutama kubis, kacang panjang, dan paprika untuk memperbaiki fungsi pankreas. Pengaturan pola makan membutuhkan kedisiplinan. Sebaiknya konsultasikan dengan ahli gizi mengenai pola makan yang tepat bagi penderita DM.
2. Latihan jasmani
Latihan jasamani yang benar dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- Menurunkan kadar gula darah (dengan mengurangi resistensi insulin, meningkatkan sensivitas insulin)
- Menurunkan berat badan.
- Mencegah kegemukan.
- Mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi.
Olahraga yang bisa dilakukan diantaranya jogging, berlari, renang, bersepeda. Latihan yang dilakukan sebaiknya dilakukan berkesinambungan, dipilih yang berirama yaitu otot-otot berkontraksi dan relaksasi secara teratur, dilakukan selang seling antara gerak cepat dan gerak lambat, misal: jogging diselingi jalan, jalan cepat diselingi jalan lambat. Dan latihan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dari intensitas ringan sampai sedang hingga mencapai 30-60 menit. Latihan hendakanya dilakukan 3x dalam seminggu
Yang perlu diperhatikan sebelum memulai latihan:
- Kenakan sepatu yang sesuai.
- Beri asupan makanan dan cairan yang cukup.
- Lakukan peregangan dan pemanasan saat memulai dan mengakhiri selama 5-10 menit.
- Hindari berlatih pada suhu terlalu panas/dingin.
- Jangan teruskan bila ada gejala hipoglikemia.
- Periksa glukosa darah sebelum dan sesudah latihan dalam kurn waktu 30 menit untuk mengetahu gula darah stabil atau tidak.
- Latihan sebaiknya dilakukan 1-3 jam setelah makan.
Prinsip utama latihan pada DM adalah CRIPE (Continuous, Rhytmical, Interval, Progressive dan Endurance)
- Continuous. Latihan berkesinambungan dan dilakukan terus menerus tanpa henti misalnya jogging 30menit tanpa henti
- Rhytmical. Latihan yang menggunakan otot secara berirama seperti berenang,bersepeda.
- Interval. Dilakukan secara selang-seling misalnya jogging diselingi jalan.
- Progressive. Secara bertahap ditingkatkan dari aktivitas ringan hingga sedang dengan target denyut jantung 75-85% maksimal (220-umur).
- Endurance. Dimaksudkan yaitu yang sifatnya meningkatkan ketahanan seperti cardio training.
3. Menggunakan obat penurun gula darah
Berbagai jenis obat dengan berbagai efek kini dapat kita temui di kalangan masyarakat. Pemakaiannya bertahap mulai dari obat yang diminum hingga penggunaan insulin. Penggunaan insulin biasanya dilakukan oleh penderita DM tipe 1, dimana insulin sama sekali tidak dihasilkan tubuh. Sedangkan pada penderita DM tipe 2, dimana defek terletak pada fungsi insulin bukan pada jumlah insulin, penggunaan insulin biasanya dilakukan setelah efek yang diinginkan tidak dapat dicapai hanya dengan menggunakan obat yang diminum. Penggunaan obat penurun gula darah diberikan setelah dengan cara pengaturan makan dan olahraga kadar gula darah belum terkontrol.
Komplikasi
Yang menakutkan dari penyakit DM adalah munculnya komplikasi. Komplikasi yang terjadi dapat ringan, sedang, maupun berat. Asal kadar gula darah dapat terkontrol, insyaAllah terjadinya komplikasi dapat dicegah.
Pada penderita DM dapat terjadi komplikasi pada semua tingkat sel dan semua tingkatan anatomik. Manifestasi komplikasi kronik dapat terjadi pada tingkat pembuluh darah kecil (mikrovaskular) berupa kelainan pada retina mata, glomerulus ginjal, syaraf, dan pada otot jantung (kardiomiopati). Pada pembuluh darah besar, manifestasi komplikasi kronik DM dapat terjadi pada pembuluh darah serebral, jantung (penyakit jantung koroner), dan pembuluh darah perifer (tungkai bawah). Komplikasi lain DM dapat berupa kerentanan berlebih terhadap infeksi saluran kemih, tuberkolosis paru, dan infeksi kaki, yang kemudian dapat menjadi ulkus/gangrene diabetes..
Semoga tulisan ini bermanfaat.
Artikel Info Penyakit Lainnya:



Assalamu alaikum.
Saya mau tanya, apakah Indoroyal punya produk herbal untuk menyembuhkan penyakit gula?
Trima kasih
assalamualaikum,afwan ana masih awam .ana ingin mengajukan beberapa pertanyaa kepada bapak dokter mohon dijawab di email saya.begini pada tanggal 19-11-2008 saya melahirkan anak kedua dengan kelainan hydrocepalus yg menurut keterangan dokter karena virus cmv,karna saat cek darah(01-12-2008) baik dari saya maupun bayi saya saya untuk igG anti rubella hasilnya non reactiv 0,5 dan igM anti rubella hslnya non reactive 0,276.untuk toksonya negatif,sedangkan untuk igG anti cmv reactive 1995,7 dan igM anti cmv reactive 1,334.yg jadi pertanyaan :
1.apa penyebab virus cmv(ada yg mengatakan burung/tikus?yg benar yg mana?dan pencegahanya bagaimana?mohon penjelasan!
2.obat herbal apa yang aman tanpa efek samping karna saya melahirkanya dg cesar?berapa dosis awal dan untuk kelanjutanya dosis berapa?sampai berapa lama?harganya berapa saya tinggal di jogja?
3.apakah benar dengan mengkonsumsi setiap hari,sampai 3bulan kedepan berturut2 jus wortel 0,5kg,tomat 1buah,apel 1 buah,bawang merah 1 biji dapat membasmi virus cmv?
jazakallah,atas jawabanya.wassalamualaikum.
assalamualaikum pak dokter ana mu bertanya lagi.untuk penyakit wasir yang setiap bab keluar benjolan yg masih bisa di masukkan lagi,tapi kadang2 keluar sedikit dan agak susah dimasukkan jika sepert ini terasa sakit,panas,nyeri dan tidak nyaman.kira-kira sudah setadium berapa wasir saya?obat herbal apa yang aman tanpa efek samping yg bisa menyembuhkan wasir saya tanpa operasi?berapa dosis awal minum sampai berapa lama,untuk dosis selanjunya berapa dan sampai berapa lama saya minum?apa efek saya mengkonsumsi obat tersebut diawal pemakaan?pantangan apa yang harus saya hindari selama mengkonsumsi ?
mohon jawaban dikirim di email saya.jazakallah
wassalamualaikum
NB:mohon dimuat artikel tentang virus cmv dan penyakit yang ditimbulkan karena virus tersebut dan penyakit wasir.jazzakalah
Wa’alaikum salaam wa rohmatullahi wa barokaatuh.
Wasir, atau sering disebut ambeien (dalam istilah medis disebut hemoroid) adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana otot sphinchter ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang terkadang disertai pendarahan. Dalam beberapa kasus, hemoroid disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau berdiri, faktor genetika (keturunan), mengejan terlalu keras saat buang air besar (biasanya akibat konstipasi) dan dapat terjadi juga pada wanita hamil
Ada dua tipe hemoroid, yaitu hemoroid dalam (internal hemorrhoid) dan hemoroid luar (external hemorrhoid). Hemoroid dalam timbul pada saluran usus yang dilapisi selaput
lendir/mukosa, terjadi pembengkakan di dalam anus. Pada hemoroid luar pembengkakan pembuluh darah vena terjadi di luar, hemoroid menonjol keluar dari rektum, sehingga terlihat di sekitar anus.
Hemoroid dalam dibagi berdasarkan klinis atas :
1. Derajat 1. Bila terjadi pembesaran hemoroid yang tidak prolaps (menonjol) ke luar saluran anus. Hanya dapat dilihat dengan anorektoskop.
2. Derajat 2. Pembesaran hemoroid yang prolaps dan menghilang atau masuk sendiri ke dalam anus secara spontan.
3. Derajat 3. Pembesaran hemoroid yang prolaps dapat masuk lagi ke dalam anus dengan bantuan dorongan jari.
4. Derajat 4. Prolaps hemoroid yang permanen. Rentan untuk mengalami thrombosis dan infark.
Berdasarkan keluhan yang dialami, kemungkinan Anda menderita hemoroid dejat 3-4. Jika memang sudah menetap dan tidak bisa dimasukkan lagi, penanganan medis adalah dengan dilakukan operasi. Jika masih bisa dimasukkan, ada kemungkinan masih bisa dengan pengobatan. Tidak ada herbal khusus yang secara pasti dapat menyembuhkan hemoroid. Untuk mengurangi keluhan dan mencegah keparahan, Anda bisa mencoba minum herbal AFIAFIT. Diminum 3×2 kapsul sesudah makan. Awali dulu dengan dosis 3×1 selama 3 hari. Diminum terus selama 1 bulan dulu, semoga bermanfaat.
Beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah keparahan di dantaranya :
- Hindari sembelit.
- Jangan sering duduk lama.
- Makan minum teratur dan banyak mengandung serat.
- Olahraga teratur,
- Mengurangi stress.
Wa’alaikum salaam wa rohmatullahi wa barokaatuh.
1. CMV merupakan satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi Cytomeglaovirus. Penyebab utama dari virus ini adalah hewan yang ada di sekitar kita, seperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing, babi dan lainnya. Meskipun tidak secara langsung sebagai penyebab terjangkitnya penyakit yang berasal dari virus ini adalah hewan, namun juga bisa disebabkan oleh karena perantara (tidak langsung) seperti memakan sayuran, daging setengah matang dan lainnya. Penularannya dapat melalui berbagai cara: makan dari daging hewan yang terinfeksi, transfusi darah, hubungan seksual, melalui plasenta pada saat melahirkan, dll.
2. Secara medis konvensional, pengobatan yang paling sering dipakai untuk infeksi CMV adalah pemberian antivirus, misalnya dengan Ganciclovir. Namun, pengobatan secara holistik bisa Anda lakukan penggabungan dari berbagai terapi alami, seperti misalnya jus anggur merah, terapi bawang putih, terapi VCO (Virgin Coconut Oil), dan terapi propolis (antivirus kuat terbuat dari air liur/sarang lebah). Tidak ada herbal khusus untuk infeksi CMV. Sebagai ikhtiar, Anda bisa mencoba dengan herbal AFIAFIT. InsyaAllah bermanfaat. Diminum 3×1 kapsul selama 5 hari, setelah itu minum 3×2 kapsul. Diminum selama 1 bulan. Evaluasi dilakukan setelah 1 bulan pengobatan. Kandungan herbal AFIAFIT murni bahan alami, insyaAllah aman dikonsumsi dalam jangka lama. Tidak masalah diminum sehabis operasi Caesar. Harga per botol Rp 55.000,00. Di daerah Jogja, Anda bisa mendapatkannya di Apotek.
3. Mengenai hal ini, kami tidak tahu banyak. Belum ada bukti ilmiah tentang hal itu. Jika informasi ini didapat dari sumber terpercaya, tidak masalah kalau mau dicoba.
Ass Wr Wb, ada pertanyaan dari saya yaitu, kalau saya kencing biasanya selalu berbuih dan tengkuk leher saya sering terasa sakit apakah saya menderita gejala DM?? TERIMA KASIH.
To: ADI SANJAYA Untuk memastikan apakah anda menderita DM atau tidak diperlukan pemeriksaan kadar gula darah. Sebaiknya Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.